Dua Cara Mudah Cek Plotting Tanah Lewat Aplikasi dan Website BPN

Penasaran ingin tahu lokasi persis tanah yang ada di sertifikat hak milik? Jangan langsung buru-buru membawa SHM ke BPN rugi waktu dan biaya bensin, lebih baik cek sendiri saja.

Sekarang zaman sudah canggih hampir apa saja bisa dicek pake HP atau laptop, ATR BPN tidak mau ketinggalan. Lembaga pertanahan memberikan pelayanan digital secara mandiri yang bisa diakses oleh masyarakat dengan mudah tanpa harus membayar sepeser pun.

Namun, karena sistemnya baru dan digital jadi mesti melek teknologi dan paham penggunaan fitur dalam website atau aplikasinya.

Tidak perlu khawatir, kami akan membantu Anda untuk mengecek plotting tanah dari awal sampai ketemu hasilnya. Pastikan Anda terhubung ke koneksi internet yang cepat, supaya nantinya tidak mengalami error saat membuka fitur yang disediakan BPN.

Panduan Lengkap Cek Plotting Tanah Di Aplikasi Survey Tanahku dan Website BPN

Panduan ini dibagi menjadi dua, sebagai awalan kita mulai dari cara yang termudah dulu yakni melalui aplikasi bernama Survey Tanahku yang bisa diunduh melalui Google Play Store dan App Store.

Bapak dan ibu tidak perlu khawatir, ukuran aplikasinya tidak besar hanya 9,37 MB saja.

Secara spesifik program ini memang digunakan untuk para pegawai kantor BPN untuk mempermudah pekerjaan mereka, tetapi bagi masyarakat umum aplikasi ini bisa berfungsi dengan baik untuk proses pengecekan plotting tanah (tidak termasuk pengeditan atau pengubahan lainnya).

Silahkan ikuti arahan berikut untuk mengecek plot bidang tanah di SHM.

1. Pertama, buka aplikasi Survey Tanahku, lalu pilih bagian “Cari Plot” di bagian tengah.

2. Kemudian, akan muncul pop up perizinan GPS, silahkan klik “Izinkan” untuk bisa menggunakan fitur ini dengan baik. Apabila tidak muncul notifikiasi perizinan, maka Anda bisa menyalakannya secara manual di pengaturan aplikasi. Pastikan aplikasi survey tanahku bisa menggunakan fitur GPS.

3. Setelah itu, klik simbol titik lokasi di pojok kanan bawah layar, secara otomatis sistem akan mengarahkan ke lokasi Anda saat ini, serta menunjukan plot bidang tanah.

Fitur Aplikasi Survey Tanahku

  • Menutup dan membuka peta pendaftaran, memungkinkan Anda untuk melihat tampilan bidang plotting tanah yang diberi tanda garis dan tidak
  • Mengganti Basemap, pengguna bisa menyesuaikan tampilan map yang muncul saat cek plotting tanah. Opsi default menujukan tampilan satelit, sedangkan pilihan kedua menampilkan informasi seperti denah sederhana
  • Membuka KML, apabila Anda mempunyai file .KML file Google Earth yang berisi lokasi bidang tanah maka bisa ditampilkan secara langsung di aplikasi survey tanahku.
  • Mengimpor bidang tanah, pengguna bisa mengimpor file bidang tanah seperti .kml untuk dibuka melalui aplikasi ini
  • Mencari tempat, Anda bisa mencari tempat secara manual untuk mengecek plotting tanahnya.

Pastikan informasi yang tampil pada layar sesuai dengan lokasi tanah yang tertera pada SHM. Informasi pengecekan plotting pada ponsel memang simpel, sehingga untuk kelengkapan dan detail informasi tidak begitu detail karena dibuat sederhana.

Apa Arti Garis-Garis Warna Pada Aplikasi Survey Tanahku?

Setelah Anda memperhatikan tampilan cek plotting tanah pada aplikasi, pasti Anda menyadari bahwa ada garis dengan warna yang berbeda-beda.

Dari BPN memang belum mencantumkan penjelasan ini secara langsung di dalam aplikasinya, tapi tidak perlu khawatir kami punya penjelasan lengkap mengenai informasi arti dari warna pada plot bidang tanah dikutip langsung dari BPN, berikut penjelasannya.

Warna ungu: menandakan bahwa tanah tersebut sudah bersertifikat. Secara sah telah terdaftar dalam data BPN. Tanah sudah melalui proses plotting dan terverifikasi. Menurut informasi dari BPN, tanah dengan garis ungu informasi luas tertulis  dalam sertifikat sama dengan luas yang terpetakan (perhitungan matematis) secara spesial termasuk NIB-nya.

Warna kuning: artinya bidang tanah yang sudah terdaftar dan bersertifikat. Tanah sudah terplotting di data BPN. Informasi pada sertifikat sesuai dengan luas terpetakan. Hanya saja statusnya masih belum tervalidasi secara spesial. Bidang tanah kuning bisa menjadi ungu setelah dilakukan validasi pada NIB (Nomor Identifikasi Bidang).

Warna hijau: artinya bidang tanah sudah ada sertifikatnya dan terdaftar. Namun, dalam beberapa kondisi ada juga yang belum bersertifikat. Menurut sistem pertanahan garis hijau menandakan bahwa tanah sudah terpetakan/melalui tahap plotting, tetapi belum valid. Untuk mengatasi hal ini, petugas perlu melakukan validasi agar tanah berstatus garis ungu.

Warna merah: adalah bidang tanah yang bersertifikat, terdaftar, dan sudah dipetakkan. Namun, belum tervalidasi secara spesial karena tidak memungkinkan. Pada status tanah garis merah terdapat perbedaan luas yang tercantum pada sertifikat dan data terplotting. BPN menentukan tanah ini sebagai kategori merah apabila perbedaan tersebut melebihi toleransi pemetaan, yaitu 5% ketidaksesuaiannya.

Warna biru: adalah bidang tanah yang sudah terplotting , tetapi belum ada sertifkatnya. Selain itu, penentuan bidang tanah garis biru juga bisa berarti tanah tersebut masih berstatus NIS (Nomor Identifikasi Sementara. Kemudian, arti lain dari bidang tanah ini yaitu masih dalam proses pembuatan sertifikat baik dilakukan pertama kali atau pemecahannya.

Cek Plotting Tanah Pada Situs Resmi BPN

Apabila Anda sudah mengecek pakai aplikasi survey tanahku tapi masih belum puas karena fiturnya kurang lengkap, silahkan ikuti panduan ini.

Kami akan memberitahukan cara cek plotting tanah langsung melalui situs resmi yang disediakan BPN. Disarankan untuk menggunakan minimal PC atau laptop supaya lebih nyaman untuk melihat hasil cek tanah yang terpetakan. Berikut arahannya.

1. Pertama, buka situs bhumi.atrbpn.go.id

2. Kemudian, aktifkan fitur GPS atau lokasi pada PC atau laptop Anda, tombolnya ada di samping kanan

3. Setelah itu, tunggu sistem mengarahkan Anda ke lokasi bidang tanah lokasi saat ini. Lalu, Anda bisa mengganti basemap atau tampilan jika dirasa perlu.

4. Sebagai alternatif, apabila Anda ingin mengetahui suatu titik lokasi koordinat tanah tertentu dengan lebih cepat, maka bisa menggunakan fitur upload file “KML atau KMZ”, yang dapat diperoleh dengan menggunakan aplikasi Google Earth

5. Lalu, Anda akan diarahkan ke bidang lokasi yang sudah dipilih. Klik “Add data”, kemudian pilih bagian “Bidang tanah” di bagian yang teratas untuk menampilkan informasi mengenai plotting dan data dasar dari tanah/lahan.

Kesimpulan

Mengecek plotting tanah menjadi lebih mudah dengan hadirnya aplikasi survey tanahku dan juga situs resmi bhumi.atrbpn.go.id. Cara ini cukup mudah untuk dilakukan, tanpa perlu datang ke kantor Anda bisa mengetahui berapa luas tanah, status tanah yang terpetakkan, dan informasi penting lainnya.

Baca juga: Cara Cek Sertifikat Tanah Secara Online Di Aplikasi Sentuh Tanahku, Gampang!

Semoga kedepannya pelayanan digital dari bidang pertanahan semakin lengkap lagi, sehingga masyarakat bisa lebih mudah untuk mengakses layanan pertanahan secara online.

Untuk Anda yang sedang cari tanah di Kab.Bekasi, bisa cek dulu lokasi tanah kavling yang ditawarkan oleh CV Rahman Berkah Mandiri. Developer tanah kavling bekasi yang sudah berpengalaman dan terpercaya.

Kami membuka peluang kredit kavling Karang Bahagia dengan menerapkan sistem syariah tanpa bunga, denda, apalagi sita. Segera hubungi admin untuk informasi booking dan tanya jawab.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *