Cara Mengurus Persetujuan Bangunan Gedung (PBG)

Cara Mengurus Persetujuan Bangunan Gedung (PBG)

IMB (Izin Mendirikan Bangunan) telah resmi digantikan oleh PBG (Persetujuan Bangunan Gedung). Masyarakat harus melakukan penyesuaian perizinan lagi sebelum memulai konstruksi membangun rumah idaman. Jangan tepuk jidat dulu, karena cara proses Persetujuan Bangunan Gedung ini bisa dilakukan secara online dengan proses yang cukup mudah.

Kami akan jelaskan semua hal yang perlu Anda ketahui berkaitan dengan perizinan yang satu ini mulai dari definisi hingga prosedur pengurusannya secara lengkap.

Diharapkan setelah selesai membaca informasi di sini, Anda bisa mengurus PBG sendiri sehingga tidak perlu menggunakan bantuan jasa pihak ketiga. Oke, tanpa menunggu lama berikut penjelasannya.

Apa Itu PBG?

Persetujuan Bangunan Gedung adalah sebuah perizinan yang diterbitkan oleh pemerintah kepada pemilik bangunan atau properti. Adapun fungsinya sendiri untuk mengizinkan pembangunan, renovasi, dan kegiatan konstruksi lainnya sesuai dengan perencanaan.

Secara umum fungsi dari PBG lebih kurang sama seperti IMB. Hanya saja, perbedaan mencolok terlihat dari sistem pengurusannya sendiri. Ya, sebagian dari Anda mungkin sudah tahu pengurusan IMB yang lama cukup rumit harus datang ke kantor BTSP (Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) setempat.

Namun, dengan adanya diterbitkannya PBG maka proses pengurusan persetujuan untuk membangun gedung atau rumah bisa dilakukan secara daring melalui portal resmi SIMBG (Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung). Program ini dibuat menurut kebijakan Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021.

Proses Pengurusan PBG Secara Online, Bisa Dilakukan Sendiri!

Sebelum kami menjelaskan tahapannya, pastikan dulu Anda sudah terkoneksi internet yang stabil. Selain itu, disarankan untuk membuka portal SIMBG dengan menggunakan PC/laptop untuk mempermudah proses dan tahapannya. Anda juga bisa menggunakan ponsel jika komputer saat ini sedang tidak tersedia. Apabila sudah siap, berikut panduan lengkapnya.

Pembuatan Akun SIMBG

Untuk bisa mengurus PBG, maka pemohon perlu membuat akun SIMBG terlebih dahulu.

Sumber: simbg.pu.go.id

1. Buka halaman simbg.pu.go.id

2. Kemudian, akan muncul pop up informasi. Anda hanya perlu mengklik “Tutup” dengan tombol kuning di bagian bawah

3. Setelah itu, klik pada tulisan “Daftar” isi data dan informasi seperti di bawah ini

Daftar sebagai : Pemohon PBG/SLF/SBKBG/Pendataan BG

Alamat email: (isi email Anda, contoh: tanahkavling@gmail.com

Kata sandi: (rekomendasi gunakan kata sandi yang rumit dengan kombinasi angka dan huruf kapital, jangan lupa untuk memastikan nomor email yang akan didaftarkan masih ada akses, nomor hp yang ditautkan aktif sehingga mudah dipulihkan saat lupa kata sandi)

3. Cek kotak masuk email atau bagian “Spam” , pastikan ada link verifikasi email yang terkirim ke akun Anda, klik lanjut verifikasi untuk mengaktifkan akun.

Masuk dan Lengkapi Data Diri Akun

Setelah berhasil membuat akun, Anda bisa langsung kembali ke bagian beranda lalu klik pada bagian “Masuk”, silahkan isi email dan password yang sebelumnya sudah dibuat untuk diarahkan ke bagian lengkapi akun. Adapun informasi yang perlu diisi antara lain sebagai berikut:

Sumber: simbg.pu.go.id

1. Nama

2. NIK

3. Provinsi Domisili

4. Alamat Domisili

5. Nomor HP

6. Email

Setelah mengisi informasi yang muncul di layar, maka selanjutnya Anda bisa mengklik tombol “Simpan” yang berwarna hijau untuk menyelesaikan tahapan ini.

Tata Cara Permohonan PBG (Lengkap)

Ini dia bagian tahap inti. Setelah Anda masuk ke bagian dashboard SIMBG, ikuti langkah berikut ini untuk mulai mengajukan permohonan Persetujuan Bangunan Gedung.

Tata Cara Permohonan PBG

1. Pertama, klik menu tambah di bagian pojok kanan

2. Kemudian, akan muncul pop up silahkan pilih bagian “Persetujuan Bangunan Gedung”, bagian yang paling atas

3. Selanjutnya, akan muncul beberapa pilihan yang tergolong dalam PBG, silahkan pilih “Bangunan Gedung Baru”, untuk bangunan gedung yang akan dibangun.

5. Setelah itu, Anda diminta untuk memilih fungsi dari bangunan yang akan dibuat, silahkan pilih “Fungsi Hunian”, untuk bangunan gedung sebagai tempat tinggal

6. Kemudian, lengkapi semua data teknis bangunan yang tercantum pada pilihan. Sebagai gambaran informasi tersebut membahas: luas bangunan, jumlah lantai bangunan, tinggi bangunan, perancang dokumen teknis, dan sebagainya

7. Selanjutnya, cek dulu data yang baru dimasukkan pastikan semuanya sudah benar dan sesuai dengan bangunan yang akan didirikan. Jika sudah klik tombol “simpan”, untuk menyimpan perubahan.

8. Lalu, Anda akan diarahkan untuk mengisi formulir data pemilik bangunan gedung. Silahkan isi informasi yang tertera pada layar. Pastikan untuk menyimpan informasi yang sudah diisi.

9. Setelah itu, formulir berjudul “Data Alamat Bangunan Gedung”, akan muncul silahkan isi sesuai dengan lokasi bangunan yang akan dibuat

10. Kemudian, pemohon perlu melengkapi dan cek kembali form Data Bangunan Gedung yang sebelumnya sudah diisi. Klik “Lanjut”, apabila Anda sudah yakin degan informasi yang dimasukkan.

11. Akan muncul tampilan baru, arahkan kursor Anda ke bagian “Tambah Data”, di pojok kiri layar. Lengkapi formulir data tanah yang berisi bukti  tanah. Setelah semua data sudah terisi klik tombol “Simpan”

12. Unggah dokumen pendukung dengan (format .pdf) kemudian klik “Selanjutnya”

13. Masih ada beberapa dokumen yang perlu Anda unggah sebagai kelengkapan data, gunakan format (.pdf) yang sudah dikompres untuk mempercepat proses pengunggahannya. Setelah itu, klik pada bagian “Selanjutnya”

14. Penting, cek kembali semua data yang sudah Anda isi. Pastikan informasi sudah benar. Apabila Anda sudah yakin maka berikan centang pada setiap kotak yang tertera, di bagian bawah klik juga bagian “Ceklis jika setuju”

15. Terakhir, Anda bisa klik tombol “Simpan” , berkas dan persyaratan yang sudah diisi akan melalui proses pengecekan oleh Dinas terkait.

Hal Penting yang Wajib Dipahami Terkait Urus PBG

Setelah mengurus PBG secara online, mungkin Anda mempunyai beberapa pertanyaan mengenai proses pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung. Oleh karena itu, berikut kami sudah rangkum hal-hal pokok yang penting dipahami oleh setiap masyarakat Indonesia yang ingin mendirikan rumah atau bangunan.

1. Waktu Proses Pengecekan Permohonan PBG

Menurut informasi dari situs resmi simbg.go.id, pengurusan PBG memerlukan waktu 28 hari kerja. Adapun bagian yang akan dilakukan meliputi: pengajuan, pemeriksaan rencana teknis, penghitungan retribusi, dan penerbitan PBG

2. Masa Berlaku PBG

Tidak seperti IMB yang sebelumnya mempunyai masa berlaku terbatas, PBG berlaku selamanya selagi bangunan tersebut berdiri dan tidak menyalahi aturan yang telah ditentukan.

Baca juga: Harga Tanah Kavling Bekasi Terbaru Beserta Rinciannya!

3. Fungsi Mengurus Persetujuan Bangunan Gedung

Beberapa masyarakat masih bingung dengan kegunaan PBG, menurut Kementerian PUPR fungsi adanya PBG yaitu sebagai berikut:

  • Memastikan pendirian bangunan gedung berstatus legal dan tidak menimbulkan konflik
  • Menjadi acuan untuk memastikan standar keselamatan, kenyamanan, kesehatan, dan kemudahan bagi penggunanya
  • Menjadi data keberadaan rencana bangunan gedung yang lebih terkontrol, mencegah adanya bangunan tak berizin, dan sebagainya

Apakah Anda sudah memahami cara mengurus Persetujuan Bangunan Gedung dan hal penting lainnya?

Semoga panduan ini bisa menjadi solusi untuk Anda yang sedang kesulitan mengurus PBG.

Sebagai informasi tambahan buat yang sedang mencari tanah kavling di Kabupaten Bekasi, kami masih punya beberapa lahan tanah kavling karangsatu yang siap pasang patok hari ini. Kredit terjangkau tanpa riba dan bunga mulai dari 1 jutaan saja.

Apabila Anda berminat silahkan hubungi admin di nomor Whatsapp yang tertera pada situs resmi kami.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *