8 Lokasi Properti yang Sebaiknya Kalian Hindari

8 Lokasi Properti yang Sebaiknya Kalian Hindari

Sudah seringkali kami katakan bahwa jual beli tanah atau rumah itu ada ilmunya. Pembahasannya tidak melulu soal legalitas dan persyaratan dokumen, tetapi juga termasuk tata letak, kenyamanan, dan aspek lainnya. Anda juga harus tahu tidak semua tanah itu bagus untuk membangun rumah, beberapa pilihan bahkan cenderung merugikan jika kalian sampai nekat membelinya.

Baiklah supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, ada baiknya Anda simak panduan ini sampai habis. Kami akan jelaskan lokasi tanah perumahan seperti apa yang sebaiknya dihindari, lengkap dengan alasannya.

8 Lokasi Tanah yang Wajib Dipikir Ulang Sebelum Membelinya

Ada beberapa titik lokasi yang sepertinya perlu Anda perhatikan dampak positif dan negatifnya sebelum memutuskan untuk membeli properti tersebut. Jangan sampai nanti gegabah salah dalam membuat keputusan. Berikut poin-poin pentingnya, silahkan catat bila perlu:

1. Properti Dekat Kuburan

Anda akan mendapati tanah yang lokasinya bersebelahan dengan makam cenderung harganya murah. Namun, tentunya hal ini perlu dipertimbangkan dengan baik, apakah Anda akan nyaman tinggal di lokasi perumahan yang dekat dengan kuburan?

Apabila Anda tipe orang yang tidak mempercayai mitos dan cenderung berani menghadapi hal mistis, maka ini tidak akan menjadi masalah. Hal ini sebenarnya juga berlaku untuk penentuan lokasi usaha, karena umumnya tempat dekat makam itu sepi dan sunyi. Terkecuali daerahnya sendiri memang di tengah kota yang padat, mungkin tidak terlalu berpengaruh.

2. Terlalu Dekat Dengan Bandara

Selanjutnya adalah properti yang sering dilalui oleh pesawat, karena kemungkinan area hunian terlalu dekat dengan bandara. Untuk alasan yang satu ini cukup logis bahkan ada risetnya. Dikutip dari hasil penelitian Imperial College London, mereka yang lokasi rumahnya terlalu dekat dengan bandara memiliki risiko terkena penyakit kardiovaskular.

Bukan tanpa alasan, ketika pesawat terbang melintas tepat di atas rumah Anda dalam ketinggian tertentu kemungkinan besar Anda akan mendengar suara bising yang cukup keras, beberapa orang bahkan merasa kaget jantung rasanya deg-degan setiap hari.

Apabila hal ini terus belanjut, maka tekanan darah akan meningkat sudah pasti ini berdampak buruk terhadap kesehatan Anda dan keluarga.

3. Properti Dekat Dengan Sungai

Memiliki rumah di dekat sungai itu menguntungkan jika sungainya bersih dan terawat, itupun masih berisiko terkena efek banjir lebih awal dibandingkan perumahan lainnya yang lebih jauh dari lokasi tersebut.

Jika kita berbicara di Indonesia, maka memiliki rumah di dekat sungai itu lebih banyak ruginya daripada keuntungan yang ditawarkan, terutama untuk Anda yang berlokasi di wilayah perkotaan. Tidak sedikit sungai yang keruh, dipenuhi sampah, dan berbau tidak sedap.

Selain berbahaya karena rawan banjir, memiliki rumah di dekat sungai juga meningkatkan potensi penularan penyakit seperti gatal-gatal, demam berdarah, dan sebagainya.

4. Lokasi Properti Berada Di Daerah Rawan Longsor

Anda wajib survei lokasi sebelum deal membeli rumah atau tanah. Tidak peduli seberapa mudah sistem pembayaran properti yang ditawarkan di zaman sekarang, sebagai pembeli Anda disarankan memang cek langsung ke tempat, sehingga tahu lokasi tanahnya.

Gambar: ilustrasi rumah di lahan rawan longsor

Perhatikan kondisi di sekeliling Anda. Apakah lokasi tersebut berpotensi longsor merosot ke bawah atau justru rawan tertimbun dari tanah bagian atas.

Jangan dianggap remeh, meskipun saat ini terkesan aman-aman saja karena sedang musim panas, tetapi pikirkan juga kemungkinan dampak bencana saat musim hujan.

Keselamatan adalah hal yang harus menjadi prioritas Anda, jangan sampai ketidaktahuan tata letak properti membawa petaka kepada keluarga Anda karena dampak dari longsor tersebut.

5. Lokasi Properti Termasuk Daerah Rawan Banjir

Membeli rumah atau tanah di kota-kota besar seperti Jakarta membuat Anda harus ekstra waspada. Seringkali kita mendengar isu banjir yang terus-terusan menghantui setiap pemilik rumah terutama ketika intensitas hujan sedang tinggi.

Gambar: Properti di daerah rawan banjir

Sudah pasti Anda tidak ingin hal ini terjadi, pastikan untuk menanyakan kepada developer tanah atau rumah yang menawarkan properti tersebut. Apakah wilayah perumahan sudah mempunyai saluran drainase yang baik dan ada jaminan bebas banjir.

Pada intinya, segeralah untuk beralih jika lokasi rumah tersebut ternyata menjadi langganan banjir tiap tahun, terkecuali memang tidak ada pilihan lainnya.

Baca juga: Kredit Tanah Kavling Sukajadi Asri

6. Dekat Rel Kereta Api

Membangun rumah dekat rel kereta api adalah kabar buruk, dalam kasus tertentu bahkan bisa berbahaya untuk keluarga Anda.

Bayangkan saja, rumah Anda hanya beberapa langkah dari rel kereta api aktif yang masih sering melintas setiap harinya. Sudah pasti Anda akan mendengar suara bising setiap beberapa jam sekali yang efeknya membuat istirahat tidak tenang, tekanan darah naik karena terkejut, sekaligus meningkatkan risiko stress.

Bisa dikatakan rumah yang dekat dengan rel kereta api itu lebih berbahaya dibandingkan dekat bandara. Jika Anda lengah, anak-anak bisa saja bermain di dekat area rel kereta tersebut dan meningkatkan risiko tertabrak.

Iya, jelas segera hindari melakukan transaksi properti jika lokasinya membahayakan seperti ini.

7. Bersebelahan Dengan SUTET dan Tower

Tower listrik, SUTET, menara pemancar sinyal apapun jenis towernya kalau lokasinya terlalu dekat dengan rumah itu sebaiknya dihindari.

Pada awalnya mungkin Anda berpikir, rumah yang dekat dengan pemancar sinyal atau BTS sangat menguntungkan karena jaringan internet jadi ngebut. Namun, sudahkah Anda mempertimbangkan dampak negatifnya?

Rumah yang berlokasi dekat dengan tower atau menara listrik dan sinyal meningkatkan kemungkinan kasus roboh, kebakaran, hingga sambaran petir.

Belum lagi membahas efek radiasi yang dipancarkan dari berbagai jenis tower ini, tentunya membuat Anda ingin berpikir dua kali sebelum membeli properti di area tersebut.

8. Terlalu Dekat Dengan Pabrik

Terakhir sebenarnya agak dilema, pasalnya rumah yang dekat pabrik itu cukup memudahkan Anda. Berangkat kerja cuma beberapa menit saja sudah sampai di lokasi, tetapi kerugiannya juga ada.

Lokasi rumah di dekat pabrik lebih sering terpapar polusi, apalagi jika pabrik yang dimaksud adalah tekstil, manufaktur, dan sejenisnya yang hasil sisa-sisa produksinya mampu mencemari kualitas udara di sekitar rumah Anda.

Untuk jangka panjang tentunya cukup merugikan, terlebih lagi bagi anak-anak bisa saja kesehatan mereka terganggu karena lebih sering batuk-batuk karena menghirup udara yang kotor.

Itu dia penjelasan mengenai lokasi tanah yang sebaiknya kalian hindari, semoga bisa menjadi referensi yang bermanfaat.

Daripada pusing memikirkan lokasi tanah mending cek dulu penawaran tanah kavling murah di Bekasi lokasinya dekat perumahan bukan kuburan, jauh dari bandara terjamin nyaman, aman dari longsor dan banjir, tidak berlokasi di rel kereta api, tidak bersebelahan dengan tower listrik atau pabrik.

Properti idaman daerahnya masih asri, sejuk, dan banyak penghijauan. Kualitas udara bagus dan tidak tercemar. Akses air bersih dan listrik juga aman, kapan lagi punya lokasi tanah ideal seperti ini?

Untuk informasi lebih lengkap silahkan langsung kontak admin RBM melalui Whatsapp yang tertera.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *