5 Faktor Utama yang Mempengaruhi Harga Tanah Kavling

5 Faktor Utama yang Mempengaruhi Harga Tanah Kavling

Sebetulnya ada beberapa hal yang mempengaruhi harga tanah kavling yang membuat nilainya terus naik setiap tahun. Mulai dari fleksibilitas pengelolaan, kepemilikan tanah yang bisa diwariskan, dan lain sebagainya.

Utamanya permintaan yang tinggi, logisnya semakin bertambahnya penduduk akan membuat semua orang butuh rumah untuk tempat tinggal.

Hal yang perlu Anda ketahui adalah lokasi menjadi salah satu faktor yang penting dalam berinvestasi di bidang properti. Wilayah strategis cenderung lebih banyak yang minat karena kemudahan dan akses ke fasilitas yang dibutuhkan dalam sehari-hari. Misalnya seperti sekolah, pusat perbelanjaan, stasiun, dan sebagainya.

Faktor-faktor yang Menyebabkan Harga Tanah Terus Naik

Namun seiring berjalannya waktu dimanapun letak tanahnya, maka dapat dipastikan harganya cenderung akan naik. Karena perlahan namun pasti wilayah pinggir kota sekalipun akan terus berkembang.

Memangnya apa saja sih hal spesifik yang mempengaruhi harga dari tanah kavling?

Yuk, cari tahu informasinya bersama-sama. Untuk mendapatkan jawaban secara lebih mendetail.

1. Tingginya Permintaan Tempat Tinggal Di Lokasi Strategis dan Aman

Seperti yang sudah Anda ketahui bahwa lokasi tanah itu merupakan faktor utama yang membuat harga tanah mahal. Semakin strategis maka akan dijual dengan tarif yang tinggi. Hal ini ditentukan oleh pertimbangan ekonomi dan akses.

Contohnya jika tanah berada di pusat kota dan bisnis. Belum lagi apabila kualitas lingkungannya mendukung seperti tersedianya fasilitas umum yang lengkap. Tempat yang dekat dengan sarana pendidikan misalnya tentu akan memudahkan anak-anak Anda untuk berangkat ke sekolah, beda cerita jika tanah tersebut lokasi terpencil jelas jarang yang minat.

Selain itu, lokasi tanah yang dekat dengan permukiman juga memudahkan Anda untuk bersosialisasi. Hal semacam inilah yang ternyata membuat harga tanah bisa murah atau mahal, semakin padat daerah sekeliling maka harga tanahnya relatif lebih tinggi.

Selain tempatnya yang strategis, faktor risiko bencana alam juga berpengaruh dalam menentukan harga tanah. Lokasi tanah yang mempunyai sistem saluran air yang baik bisa meminiamlisir terjadinya banjir, kemudian tanah yang rata cenderung banyak dipilih daripada tanah yang dekat dengan tebing potensi longsornya cukup besar.

Ya, setiap manusia ingin merasa nyaman dan aman wajar saja jika mereka siap bayar lebih dengan membeli tanah di lokasi yang minim risiko bencana.

2. Permintaan Properti yang Terus Meningkat

Meningkatnya permintaan properti di kalangan masyarakat menjadi faktor kedua yang mempengaruhi harga tanah kavling. Sebabnya adalah perkembangan properti di Indonesia ini selalu meningkat sedangkan ketersediaan lahan semakin tipis.

Permintaan properti yang melaju kencang juga ditunjang oleh pertumbuhan ekonomi yang membaik dan bertambahnya peminat investasi dalam sektor ini. Tentunya kita tahu bahwa setiap orang membutuhkan tempat tinggal untuk bernaung.

Baca juga: Booking Tanah Kavling 500 ribu Cicilan Flat 5 Tahun?

Syarat utama mendirikan bangunan itu harus ada tanahnya dulu, jadi disini sudah cukup jelas bahwa tanpa adanya tanah yang sesuai untuk pembangunan maka industri properti akan sulit mengembangkan bisnisnya.

Untuk memenuhi demand yang besar tersebut, seringkali pengalihan lahan dari yang tadinya lahan sawah menjadi tanah siap bangun juga sudah cukup banyak. Hal ini memang memungkinkan asalkan kriteria terpenuhi.

3. Terletak Dikawasan yang Padat Penduduk

Tanah yang lokasinya berada di kawasan perumahan harganya akan cenderung meningkat harganya. Hal ini disebabkan oleh aktivitas ekonomi dan pembangunan yang bertambah tinggi daripada kawasan yang penduduknya tidak padat.

Semakin maju daerahnya maka harga tanah lebih mahal. Biasanya juga para pengembang akan berburu tanah yang penduduknya padat karena akan lebih cepat laku dan mudah saat menjualnya.

Kredit Kavling Karang Bahagia Bekasi Peluang Investasi Terbaik

Daerah padat peduduk yang cukup populer di Indonesia adalah Jabodetabek, hampir sebagian besar tanah di daerah tersebut harganya cukup fantastis. Semakin dekat dengan pusat kota maka lebih banyak lagi budget yang harus Anda siapkan.

Pada hakikatnya lokasi padat penduduk ini biasanya akan berbanding lurus dengan kelengkapan fasilitas, jadi tidak mengherankan jika harga tanah kavling seakan tidak pernah turun karena kepadatan penduduk juga akan terus bertambah di setiap daerah. Kebutuhan akan tanah untuk tempat tinggal juga semakin besar.

4. Keberadaan Benda-benda yang Ada Di Atas Tanah

Meningkatnya harga tanah juga dipengaruhi oleh adanya benda-benda yang terletak di atas tanah. Benda yang dimaksud bisa bangunan tertentu yang sudah dibangun sebelumnya seperti sumur maupun tanaman yang bernilai ekonomis serta produktif semacam kelapa, karet, dan sawit. Hal tersebut terbukti dapat meningkatkan harga tanah karena tanaman bisa menghasilkan keuntungan.

Yakin Mau Beli Rumah KPR? Risikonya Tinggi, Ini Alasannya!

Tanah yang dijual dengan tambahan benda diatasnya bisa lebih mahal dibandingkan dengan tanah kosong. Karena penambahan benda yang bernilai akan menghasilkan pemasukan ketika dijual ataupun dibudidayakan.

5. Pembangunan Infrastruktur yang Pesat

Pembangunan infrastruktur menjadi faktor terakhir yang mempengaruhi harga tanah setiap tahunnya. Contoh saja di Indonesia ini sedang gencar-gencarnya melakukan pembangunan di berbagai daerah.

Jika sudah begini, setiap orang akan berusaha untuk mempunyai lahan untuk di simpan sebelum harganya menjadi sangat mahal di masa mendatang. Masyarakat yang sudah paham dengan ilmu investasi dan tabungan hari tua jelas ingin punya tanah sendiri yang memungkinkan bisa di bangun rumah atau tempat usaha.

Bisa jadi di masa mendatang perbandingan antara pusat kota dan pinggiran tidak begitu jauh, karena meratanya infrastruktur dan juga pembangunan fasilitas publik yang berkembang sangat pesat.

Itulah 5 faktor yang menyebabkan harga tanah terus naik setiap tahunnya. Jadi sekarang tidak heran ya jika banyak orang memilih berinvestasi dengan tanah dan ketika membelinya memang membutuhkan dana yang cukup besar.

Karena sistemnya jangka panjang jadi hasilnya keuntungannya hanya bisa ketahuan setelah 5-10 tahun mendatang. Hal yang pasti itu akan terjadi tidak perlu ragu untuk mulai memperhatikan potensi tanah kavling.

Harga Tanah Kavling Murah Di Bekasi

Tanah kavling ini menjadi salah satu investasi properti yang cukup menguntungkan dan menjajnjikan.Banyak sekali penjual tanah kavling melalui perorangan maupun pihak developer.

Harga yang ditawarkan juga bervariatif tergantung dari penjualnya dan faktor-faktor yang sudah dijelaskan tadi diatas.

Jika Anda berminat untuk membeli tanah kavling sebagai investasi yang lokasinya strategis, Anda bisa menghubungi admin CV. Rahman Berkah Mandiri. Kami menjual tanah kavling dengan harga yang terjangkau serta prosesnya mudah.

Harga tanah kavling bekasi mulai dari 50 juta, bisa diangsur cicilan 1 jutaan per bulan. kami melayani pembayaran melalui dua cara, yaitu secara cash dan kredit. Sistem kredit ini untuk memberikan kemudahan bagi orang yang ingin membeli tanah kavling namun belum mempunyai biaya yang cukup.

Sejak 2016 lalu sudah banyak customer yang beli tanah di Kami dan alhamdulilah mereka merasa puas dengan pelayanan kami.

Sebelum membeli Anda bisa cek lokasi, legalitas usaha, dan status tanahnya terlebih dahulu agar bisa memilih posisi terbaik kavlingnya. Untuk informasi lebih lanjut bisa cek halaman ini secara menyeluruh atau dengan menghubungi kontak resmi.

2 komentar untuk “5 Faktor Utama yang Mempengaruhi Harga Tanah Kavling”

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *